Bagiankompresi yang telah bocor. Panas laptop berlebihan saat dihubungkan dengan charger; Mengenal 17Penyebab dan Ciri - Ciri VGA Laptop Rusak. Dalam sebuah PC terdapat tiga komponen yang sangat penting yang dapat Anda ketahui yaitu prosesor, memori, dan VGA. Ketiga komponen tersebut tentunya memiliki fungsi dan tugas masing-masing yang dapat mendukung komputer Anda dapat bekerja dengan maksimal. BeberapaCiri Ciri Charger Laptop Rusak dan Tips Pencegahannya. 1. Lampu indikator baterai pada laptop tidak menyala. 2. Kerusakan pada kabel power. 3. Kerusakan pada Adaptor Charger. 4. Panas laptop berlebihan saat dihubungkan dengan charger. Dengancara kita bisa mengetahui dan memahami ciri-ciri kerusakan Laptop atau notebook, * Ciri Kerusakan Charger Laptop atau Notebook: 1. Baterai tidak mau di charge, Tidak ada indikator masuk power, Laptop di charge posisi hidup malah kemudian mati. Posting Komentar untuk "ciri ciri Laptop dan komputer rusak" Postingan Lebih Baru Ciriciri battery/baterai laptop yang mulai rusak-> Battery/baterai merupakan komponen yang sangat penting didalam laptop. Fungsi utamanya adalah sebagai penyimpan daya listrik, kemudian dari daya yang disimpan tersebut digunakan untuk menyuplai laptop agar bisa dihidupkan. Meskipun tanpa arus langsung dari charger, laptop bisa dihidupkan Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd. Setelah kemarin membahas mengenai kebiasaan yang dapat menyebabkan IC Power laptop menjadi rusak, sekarang akan membagikan ciri-ciri laptop yang IC Powernya rusak. Yuk simak apa aja ciri-cirinya tidak terisi saat dicas Padahal saat baterai diisi sebelumnya, indikator baterai dapat mengisi dengan baik. Cara termudah untuk mendeteksinya adalah pinjam chager laptop milik teman yang serupa. Colokan charger lain dan lihat reaksinya pada laptop. jika baterai tetap tidak mengisi, maka permasalahannya bukan dari charger. Kemungkinan terbesar kerusakan ada di bagian baterai atau IC power. tulisan “Plugged in, Not Charging” Jika muncul tulisan tersebut saat melakukan pengecasan, maka bisa dipastikan IC power pada laptop mengalami keruskaan. lampu indikator charger Fungsi dari lampu indikator ini menunjukan bahwa proses charging sedang berlangsung. Selain berfungsi sebagai indikator charging, indikator ini juga dapat menunjukan apakah proses charging sudah selesai atau masih berlangsung. Jika IC power mengalami kerusakan, maka bisa jadi lampu indikatornya tidak menyala atau lampunya tidak berubah baik saat masih charging ataupun baterai sudah penuh. terdeteksi multi tester atau Avometer Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, dapat menggunakan alat multi tester atau avometer. Alat ini mampu mendeteksi apakah IC power pada barang-barang elektronik masih bisa bekerja atau sudah tidak dapat dhidupkan lagi. mati total IC power yang rusak parah adalah salah satu penyebab laptop mati total meskipun menggunakan adaptor sekalipun. Hal ini seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa fungsi dari IC power sendiri adalah sebagai jembatan untuk mengalirkan daya listrik pada berbagai komponen di dalam laptop. Tags ciri-ciri ic power laptop rusak, ic power laptop rusak, ic power rusak, masalah komputer, masalah laptop, optimasi gadget, optimasi gadget jakarta, optimasi gadget yogyakarta, optimasi laptop, optimasi laptop jakarta, optimasi laptop yogyakarta, pembersihan gadget, pembersihan laptop – Mengenal penyebab charger laptop rusak dan bagaimana cara mencegah hal tersebut terjadi sangatlah penting. Sebab, adaptor charger adalah aksesoris terpenting untuk laptop atau komputer jinjing yang Anda gunakan. Fungsi charger sangatlah Tanpa adaptor charger, laptop tidak akan dapat diisi daya, dan tentunya juga tidak dapat difungsikan. Hal-hal yang mungkin kita anggap sepele sebenarnya bisa menjadi penyebab charger laptop menjadi rusak. Kebiasaan yang buruk saat menggunakan aksesoris charger, mungkin tidak akan dirasakan dalam waktu singkat. Namun lambat laun rupanya bisa menjadi penyebab adaptor charger laptop menjadi rusak. Makanya, Anda wajib tahu apa saja yang bisa menyebabkan kerusakan. Berikut ini tim Telset akan memberikan informasi, apa saja yang menjadi penyebab adaptor charger laptop rusak dan juga cara mencegah hal tersebut bisa terjadi. Baca juga Penyebab Laptop Tak Bisa Main Game dan Cara Mengatasinya Terdapat 11 penyebab charger laptop mengalami kerusakan. Penyebab tersebut harus dipelajari dan dihindari demi menjaga laptop supaya awet bisa dan dipakai selama bertahun-tahun. Simak ulasan lengkapnya berikut ini! 1. Asal Cabut Colokan Charger Penyebab charger laptop mudah rusak yang pertama adalah kesalahan dalam mencabut colokannya. Sering kali kita terburu-buru atau karena sudah menjadi kebiasaan, saat mencabut colokan dari power socket, kita justru menariknya hingga terlepas. Ini akan merusak charger dan membuat colokan charger laptop rusak, karena saat menarik kabel bisa jadi serat tembaga yang ada di dalamnya ikut terputus. Untuk mengatasi hal ini, kita harus berhati-hati saat mencabut colokan. Pegang kepala charger saat hendak melepasnya dari stop kontak, agar tidak menyebabkan serat kabel terputus. 2. Menggunakan Charger Bukan Bawaannya Anda suka menggunakan charger tidak resmi atau bukan bawaannya ketika mengisi baterai laptop? Kebiasaan buruk ini bisa jadi alasan kenapa charger laptop tidak berfungsi. Berbeda dengan smartphone, charger laptop pada umumnya memiliki port yang berbeda-beda tiap brand atau bahkan modelnya. Jika Anda memasangkan adaptor charger pada laptop yang bukan pasangannya, bisa menyebabkan konektor patah. Pastinya, adaptor jadi tidak dapat berfungsi dengan baik. Parahnya lagi, bukan hanya adaptor charger yang rusak, laptop pun bisa ikut rusak. 3. Memasang Konektor Charger Tidak Hati-hati Jikapun Anda memakai adaptor charger bawaan, Anda juga harus tetap hati-hati ketika memasangkannya ke laptop. Jangan sampai Anda merusak pin tembaga yang ada di ujung konektor. Untuk mencegah kerusakan tersebut, pasang konektor secara hati-hati. Jangan kasar saat memasang adaptor charger. Pastikan juga posisi konektor terpasang dengan aman dan tidak tertekuk yang akan membuatnya rusak. Baca juga Cara Melihat Password Wifi yang Pernah Terhubung 4. Sering Menggulung atau Mengurai Kabel Sering menggulung dan mengurai kabel juga bisa menjadi penyebab charger laptop tidak berfungsi. Karena saat digulung atau diurai, tentu kabel mengalami perubahan bentuk yang mungkin tidak terlihat secara langsung dari luar. Untuk mencegah kerusakan tersebut, jangan terlalu sering menggulung dan mengurai kabel adaptor charger laptop. Posisikan laptop di tempat yang tepat, sehingga Anda tidak perlu sering mengubah gulungan kabel adaptor charger. 5. Lama Terhubung dengan Stop Kontak Penyebab kerusakan charger laptop lainnya adalah terlalu lama terhubung dengan power socket atau stop kontak. Sering kali kita membiarkan adaptor tetap terhubung dengan stop kontak padahal sudah tidak digunakan. Ini akan menyebabkan adaptor menjadi panas, dan lambat laun akan mengalami kerusakan. Untuk mencegahnya, tentu dengan tidak membiarkan adaptor terus terhubung dengan listrik saat sudah tidak digunakan. Lagipula, tak hanya jadi penyebab charger laptop cepat rusak, membiarkan adaptor charger tetap terhubung saat sudah tidak dibutuhkan akan menjadi pemborosan dalam pemakaian listrik. 6. Baterai Laptop Rusak Tunggu, apakah baterai laptop rusak juga bisa menjadi penyebab adaptor charger rusak? Ada dugaan kalau baterai yang rusak akan membuat adaptor charger tidak bisa mengalirkan daya listrik secara maksimal. Dampaknya, charger jadi ikut rusak bersama dengan baterai. Untuk itu Anda disarankan untuk mengecek kondisi baterai laptop secara rutin untuk mengetahui kondisi baterai laptop Anda. Baca juga 10 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan pada Laptop, Biar Awet! 7. Laptop Terlalu Panas Penyebab lainnya adalah kondisi laptop yang terlalu panas. Biasanya suhu laptop bisa menjadi panas karena dipakai dalam durasi yang lama atau digunakan di luar ruangan khususnya saat cuaca panas. Masalah laptop panas ini jangan disepelekan karena dapat merusak berbagai komponen lain di laptop termasuk charger. Oleh sebab itu, cara memperbaiki charger laptop tidak berfungsi ketika suhu laptop sedang naik atau panas adalah dengan berhenti sementara waktu. Tujuannya untuk menjaga kondisi laptop dan perangkat pendukung seperti charger agar tidak rusak dan tetap awet. 8. Gangguan Pada Port Charger Laptop Gangguan pada port atau lubang yang menghubungkan charger dengan laptop juga bisa menjadi penyebab kenapa adaptor rusak. Masalah debu atau terkena cipratan air bisa jadi beberapa alasan port charger laptop rusak. 9. Menggunakan Charger Palsu atau Tidak Resmi Penyebab adaptor charger rusak selanjutnya adalah gara-gara Anda menggunakan charger yang tidak resmi alias KW. Charger KW memiliki kualitas yang lebih rendah dibandingkan produk asli. Anda disarankan untuk membeli charger laptop yang asli dari toko resmi agar bisa mendapatkan perangkat pengisian daya yang lebih awet. 10. Masalah Pada Driver Laptop Driver laptop juga merupakan aspek penting. Anda disarankan untuk selalu memperbarui software driver laptop untuk menjaga tidak adanya kerusakan pada hardware, termasuk yang berkaitan dengan proses pengisian daya. Mungkin saja, kerusakan pada driver membuat adaptor charger tidak dapat mengisi daya laptop secara stabil dan maksimal. 11. Kabel Charger Rusak Terakhir adalah kabel charger rusak. Hal ini harus Anda perhatikan karena kerusakan pada kabel dapat menganggu proses pengisian daya ke baterai laptop. Untuk itu Anda disarankan untuk menjaga kondisi kabel atau menggantinya jika sudah mengelupas. Nah, itu tadi informasi lengkap mengenai 11 penyebab mengapa adaptor charger laptop rusak. Semoga informasi ini bermanfaat agar Anda bisa lebih bijaksana dan dapat merawat perangkat sehari-hari Anda. NM/MF Baterai adalah salah satu komponen paling penting untuk laptop. Bila baterai mulai rusak, kinerja device biasanya mulai terpengaruh. Baterai ini sendiri berfungsi sebagai penyimpan daya listrik yang menyuplai power laptop agar bisa hidup. Maka dari itu, penting untuk selalu menjaga baterai agar performanya stabil dan tidak cepat bagaimana jika daya laptop performanya terlanjur menurun? Apa sih penyebab utama menurunnya performa baterai laptop?Nah di artikel ini, Panda akan mengulas ciri- ciri baterai laptop mulai rusak, dan juga cara mencegahnya. Selamat menyimak! Baterai yang mengalami penurunan performa atau kerusakan langsung bisa mempunyai gejala yang berbeda- beda. Ada yang gejalanya nampak jelas, ada juga yang tidak terlalu nampak. Yang tidak tampak ini biasanya baru kita sadari setelah kerusakannya semakin lebih lengkapnya, berikut adalah ciri- ciri baterai laptop mulai mengalami kerusakan 1. Baterai Laptop Mengalami Perubahan Fisik Apakah baterai laptop bisa membengkak seperti baterai smartphone? Kita mungkin jarang melihatnya secara langsung dan ini juga tidak terjadi di semua kasus. Namun, jawabannya iya. Baterai laptop juga bisa membengkak saat mengalami waktu yang lalu, salah seorang teman pernah mengalami kasus baterai laptop mengalami pembengkakan. Ini terjadi lantaran laptop ini sering digunakan sambil di-charge meskipun keadaan tidak sedang low . Pernah juga, suatu waktu ia lupa untuk mencabut kabel charge-nya hingga pagi hari. Akibatnya, ia mulai mengeluhkan baterai laptopnya rusak. Setelah diperiksa, baterai benar mengalami pembengkakan dan membuatnya sulit untuk dikeluarkan dari dalam laptop. 2. Daya Simpan Berubah Masalah ini kerap muncul saat baterai laptop mulai rusak. Gejala adalah baterai akan cepat sekali penuh saat diisi. Hanya dalam waktu singkat, baterai tiba- tiba kapasitasnya langsung 100%.Yang aneh, saat kabel charger dicabut, baterai akan kembali cepat habis. Awalnya terlihat 100%, tapi baru hitungan menit dipakai, baterai langsung berkurang menjadi 85%, semakin lama semakin cepat berkurang dan begitu terlihat kalau baterai mulai bocor dengan cepat kehabisan daya. Perubahan ini sangat terasa sekali dibandingkan dengan waktu awal- awal pemakaian. 3. Pengisian Tidak Sempurna Sangat mudah mengenali ciri- ciri ini. Yaitu saat pengisian baterai laptop hanya bertahan di bawah angka 100% dan tidak bisa naik lagi, meskipun sudah charge selama berjam- jam lebih parah, ada juga baterai selama proses charging, pengisian maksimal hanya bertahan di angka belasan persen atau 50% an saja. Saat baterai dicabut dan dipasang kembali, pengisian baru bisa berjalan normal hingga 100%.Namun ini tidak berlangsung lama. Di lain waktu, baterai akan cepat low kembali dan minta charging ulang. Masalah ini sering terjadi pada baterai imitasi, atau KW. 4. Baterai Tidak Bisa Menampung Daya Lagi Tidak peduli seberapa lama nge-charge, power laptop tidak terisi sama sekali. Apakah ini yang sedang Anda alami?Jika iya, artinya baterai laptop Anda sudah bocor dan mengalami kerusakan total. Saat charge tiba- tiba dicabut, laptop akan mati seketika. Bila sudah berada dalam tahap ini, Panda menyarankan Anda untuk segera mengganti baterai dengan yang baru. 5. Muncul Tanda Peringatan di Indikator Baterai Tanda lain baterai mengalami kerusakan total adalah saat muncul tanda silang berwarna merah di indikator Anda mengarahkan mouse Anda ke indikator tersebut, maka akan muncul sebuah peringatan 0% available plugged in, not charging Consider replacing your battery Bisa juga peringatan bernada sama lainnya. Artinya, baterai laptop tidak bisa menerima pengisian daya sama sekali dan Anda perlu segera mengganti perlu Anda ketahui juga, saat indikator ini terlihat, tidak selalu baterai benar- benar rusak. Ada juga kasus dimana indicator warning ini muncul bukan karena masalah pada baterai, tapi karena kerusakan di mainboard. Kejadian ini bisa mengakibatkan baterai tidak terdeteksi dan muncul peringatan tersebut. Jika sebelumnya Anda tidak mengalami masalah baterai seperti poin 1-4 dan indikator ini tiba- tiba muncul, cobalah untuk memeriksa kesehatan device Anda ke teknisi lebih memang terjadi kerusakan pada mainboard, maka baterai Anda akan kembali normal setelah mainboard tersebut diperbaiki. Meski begitu, kasus ini cenderung jarang terjadi. Cara Mencegah Baterai Laptop Mudah Rusak Sedih kan jika baterai laptop sudah mulai rusak? Nah, sebelum ini terjadi, tentu akan lebih baik kita berupaya untuk tips berikut ini untuk mencegah baterai cepat rusak ya 1. Hindari Langsung Menggunakan Laptop Sesaat Setelah Pembelian Laptop baru? Tentu rasanya sangat antusias untuk segera mencoba. Alhasil, kamu ngotot memakainya untuk mencoba berbagai sisi lain, laptop baru biasanya masih dalam kondisi baterai kosong atau sedikit terisi. Untuk itu, kamu disarankan untuk men-charge laptop dalam kondisi mati selama kurang lebih 4 jam agar terisi penuh lebih dulu. 2. Memakai Laptop Hingga Baterai Habis Total, dan Tidak Mencabut Colokan saat Sudah Full Jika kamu sering melakukannya, hentikanlah kebiasaan ini. Biasakan untuk mengisi daya komputer sejak peringatan baterai low, sebelum dayanya habis itu, setelah indikator menunjukkan baterai penuh, segera cabut aliran listrik. Membiarkan listrik terus mengalir ke baterai akan membuat komponen baterai cepat rusak karena dipaksa untuk terus menyimpan daya saat kapasitasnya sudah penuh. 3. Hindari Menggunakan Laptop Sambil di-Charge Jika memang tidak sedang bekerja, sebaiknya hindari menggunakan laptop sambil bekerja. Karena untuk best practice dalam menjaga baterai tetap awet, kebiasaan ini perlu dikurangi, dan bahkan laptop saat proses charging akan membuat baterai bingung karena harus mengeluarkan daya dan mengisinya di saat bersamaan. Akibatnya, resiko baterai bocor menjadi lebih charge laptop dalam kondisi mati. Setelah daya terisi penuh atau dirasa cukup, cobalah menggunakannya kembali. 4. Manfaatkan Tips Menghemat Baterai Penggunaan baterai yang lebih hemat, akan baik untuk kesehatan perangkat laptop. Ada beberapa cara yang bisa Anda coba. Misalnya saja mengatur cahaya layar dan menutup aplikasi yang tidak Anda cahaya yang terlalu terang akan membuat penggunaan daya menjadi lebih boros. Maka dari itu, salah satu trik agar pemakaian baterai menjadi lebih hemat adalah dengan kontrol setting membiarkan semua aplikasi tidak terpakai terbuka, juga akan cepat menguras daya baterai, Jadi, biasakan untuk menutup aplikasi yang tidak terpakai agar pemakaian baterai menjadi lebih efisien. 5. Tidak Melepas Baterai Secara Tidak Aman Beberapa orang kerap melepas baterai laptopnya sembarangan. Padahal, laptop ini tersambung dengan aliran listrik. Jika Anda berpikir cara ini akan mengatasi masalah baterai, ini justru tindakan yang baterai saat terhubung dengan laptop justru bisa merusak laptop. Alasannya, aliran listrik yang langsung menuju laptop belum tentu stabil. Bila aliran listri mati tiba- tiba, laptop juga akan mati ini akan mengakibatkan kerusakan hardisk dan juga beberapa komponen laptop lainnya. Jadi, hindarilah mencopot baterai secara tidak aman. 6. Charge pada Colokan Bercabang Banyak Saat proses charging, usahakan untuk menggunakan colokan single. Terminal dengan banyak cabang, berarti aliran arus terbagi- bagi dan cenderung tidak stabil. Akibatnya, arus yang masuk ke baterai menjadi tidak konsisten. Kesimpulan Secara umum, baterai laptop akan lebih mudah mengalami penurunan kualitas setelah 6 bulan sejak pemakaian pertama. Ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak produsen laptop hanya memberikan garansi baterai selama 6 bulan saja. Selanjutnya, tergantung kita. Kita perlu melakukan beberapa tindakan untuk menjaga baterai tetap awet. Namun jika Anda sudah melihat ciri- ciri baterai laptop mulai rusak seperti di atas, cobalah untuk lebih berhati- hati lagi dalam penggunaan sebelum kerusakan lebih bermanfaat! Charger Laptop adalah bagian utama dari laptop iti sendiri yang keberadaannya tidak dapat terpisahkan. Charger sendiri merupakan penghidupan bagi beberapa alat elektronik maupun gadged seperti notebook, netbook ataupun smartphone. Keberadaan charger atau yang sering disebut cas memang sangat penting sebagai sarana penghubung untuk mengisi daya baterai dari alat-alat tersebut. Lalu bagaimana jika charger laptop yang kita miliki terkena air atau basah secara tidak sengaja. Masalah seperti ini pasti pernah dialami oleh banyak orang terutama mereka yang setiap harinya tidak bisa terlepas dari yang namanya laptop. Ketika mengetahui bahwa charger lapotop yang kita miliki mulai terkena air dan basah, rasanya dunia ini seperti akan berakhir serta adrenalin memuncak. Berbagai rasa ketakutan menghantui pemilik charger tersebut karena charger laptop yang terkena air dan basah dapat menyebabkan konslet hingga yang paling parah adalah kerusakan yang mengakibatkan mati total sehingga tidak dapat digunakan lagi. Jika tidak segera ditangani, maka charger yang terkena air dan basah tersebut dapat rusak secara permanen. Ciri-Ciri Charger Laptop Yang Terkena Air dan Basah Pada saat charger laptop terkena air, bisa jadi kita tidak mengetahuinya secara langsung sehingga tidak ketahuan. Nah pada saat inilah yang paling berbahaya, karena ketidaktahuan tersebut bisa saja kita langsung mencolokkannya ke arus listrik yang dapa menyebabkan konslet. Maka dari itu sebisa mungkin kita harus mengetahui seperti apa ciri charger laptop yang terkena air dan basah seperti berikut ini. 1. Ada Bekas Air Disekitar Charger Tanda-tanda yang paling mudah dilihat adalah adanya air yang terdapat disekitar tempat charher laptop tersebut disimpan. Bekas air tersebut bisa berupa tetesan air ataupun bintik-bintik air seperti embun. Biasanya bekas air ini sangat halus sehingga untuk bisa mengetahui, anda harus menyentuhnya terlebih dahulu. 2. Charger Laptop Terasa Sangat Dingin Saat terkena air, suhu pada kepala atau adaptor charger laptop biasanya terasa lebih dingin dari biasanya ketika di pegang. Jika sudah terkena air dengan rentang waktu cukup lama, pada bagian charger laptop akan berembun sehingga akan menjadi dingin meski bahan luarnya terbuat dari plastik. Suhu dingin disebabkan oleh air yang menempel pada bagian dalam adaptor yang belum kering. 3. Charger Laptop Lebih Lembab Bagian luar yang terlihat kering tidak menjadi jaminan bahwa charger laptop anda baik-baik saja. Pasalnya, pada adaptor charger terdapat banyak sekali komponen yang kompleks sehingga air bisa saja masuk di sela-selanya. Jika adaptor charger laptop yang anda pegang terasa sangat lembab meski luarnya kering, maka anda perlu melakukan cek terlebih dahulu untuk memastikan ada atau tidaknya air didalamnya. Cara Menangani Charger Laptop Yang Terkena Air atau Basah Jika anda menemukan ciri-ciri seperti penjelasan diatas pada charger laptop anda, atau anda melihat adaptor charger terkena air secara langsung, maka jangan langsung panik. Tenangkan diri anda terlebih dahulu karena kepanikan hanya akan membuat kita tidak dapat berpikir secara jernih. Daripada panik dan melakukan hal yang tidak-tidak, alangkah lebih baik jika anda melakukan beberapa cara menangani charger laptop yang terkena air atau basah berikut ini. 1. Jangan Pernah Dicolokkan ke Arus Listrik Langkah pertama yang harus anda ingat adalah jangan pernah mencolokkan charger laptop ke arus listrik. Hal ini sangat perlu anda ingat karena beberapa orang yang mengalami masalah seperti ini sering melakukan tindakan bodoh yaitu mencoba mencolokkan charger laptopnya ke listrik hanya untuk memastikan bahwa chargernya baik-baik saja. Tindakan ini kemungkinan berhasilnya hanya 5% sedangkan 95% yang lain sudah bisa dipastikan bahwa akan terjadi konsleting arus listrik pada charger laptop karena adanya komponen yang basah. Oleh karena itu, jangan pernah sekali-sekali melakukan tindakan ini jika tidak ingin terjadi kerusakan permanen pada charger laptop anda. 2. Lap Dengan Kain Kering atau Tisu Langkah selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah mengelapnya dengan menggunakan media kering yang dapat menyerap air dengan cepat seperti tisu, kain kering, kanebo dan lain sejenisnya. Hal ini ditujukan supaya kadar air dan kelembaban berkurang sehingga tidak menyebabkan kondisi basah yang parah. Paling tidak, bagian luar charger laptop yang terkena air bisa kering terlebih dahulu sehingga tidak merambat ke komponen bagian dalam. 3. Jemur Dibawah Sinar Matahari Langkah selanjutnya yang sangat efektif adalah dengan menjemur charger laptop terutama pada bagian adaptor dibawah terik matahari. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa sinar matahari adalah energi alternatif yang sangat efektif untuk mengeringkan berbagai macam benda. Letakkan adaptor charger dibawah terik matahari selama beberapa jam sambil di bolak-balik beberapa kali. Baca Juga Cara Menghemat Kuota Internet Saat Nonton Youtube Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Aplikasi Youtube Go Untuk HP Android Salah Kaprah! Cara Isi Tinta Printer Thermal Jika dengan dijemur beberapa jam anda masih ragu kalau charger laptop belum kering, maka anda dapat memperpanjang durasinya menjadi beberapa hari. Semakin lama durasi menjemur, maka akan sangat baik untuk kondisi laptop anda karena komponen bagian dalam adaptor akan menjadi semakin kering. 4. Gunakan Hair Dryer Hair dryer dapat menjadi alternatif alat yang bisa anda gunakan saat tidak ada sinar matahari seperti saat malam hari, saat mendung, atau saat hujan tiba. Meski penggunaan hair dryer tidak seefektif menjemur dibawah sinar matahari, namun paling tidak, alat ini bisa mencegah terjadinya kondisi lembab yang berkepanjangan pada adaptor charger laptop. Anda bisa mengeringkan adaptor dengan hair dryer selama beberapa jam sampai kondisinya menjadi lebih kering. 5. Memasukkan Charger Laptop ke Dalam Beras Bagi sebagian anda yang membaca artikel ini pasti akan merasa aneh dengan langkah nomor 5 ini. Bahkan mungkin ada beberapa diantara anda yang tertawa geli. Akan tetapi percayalah, cara ini adalah salah satu cara yang sangat efektif untuk mengeringkan charger laptop yang basah karena air. Beras memang dikenal ampuh untuk mengeringkan alat elektronik berukuran kecil yang basah karena air. Beras sendiri memiliki sifat absorben yang berarti dapat menyerap kelembaban udara. Sifat ini akan membuat partikel air yang ada di charger laptop anda lebih mudah berubah menjadi uap air yang nantinya akan diserap oleh bulir beras sehingga proses pengeringan menjadi lebih cepat dan efektif. 6. Simpan Charger Laptop di Tempat Kering Setelah langkah 1 sampai dengan 5 diatas sudah anda lakukan, maka anda dapat menyimpan charger laptop tersebut di tempat yang kering. Jika masih ragu dan takut terjadi kerusakan, anda dapat menyimpannya terlebih dahulu selama 1-2 minggu dengan sesekali melakukan salah satu langkah pengeringan diatas untuk memastikan bahwa charger laptop benar-benar kering sebelum digunakan kembali seperti biasanya. Penutup Itulah penjelasa mengenai ciri-ciri dan cara menangani charger laptop yang terkena air dan basah. Jangan pernah berfikir bahwa charger laptop yang terkena air akan langsung rusak. Anggapan iti tidak selamanya benar, asalkan langkah-langkah penanganannya tepat, maka kemungkinan besar charger laptop tersbut akan baik-baik saja dan dapat digunakan seperti sedia kala. Yang penting jangan langsung panik ketika charger laptop anda basah, namun coba langkah diatas. Seiring pesatnya dunia perkembangan teknologi, tidak bisa dipungkiri lagi jika kebutuhan akan barang-barang elektronik sebagai penunjang juga semakin tinggi. Salah satunya adalah laptop. Namun, apa jadinya jika port charger laptop rusak? Padahal itu merupakan komponen penting untuk bisa menghidupkannya. Mengapa Port Charger Bisa Rusak?Cara Mengatasi Port Charger Laptop Rusak1. Periksa Colokan Charger2. Cek Baterai3. Cek Charger Laptop4. Bawa ke Tukang Service Mengapa Port Charger Bisa Rusak? Di era seperti sekarang ini, kebutuhan akan laptop sudah bisa menjadi barang pokok dan bukan lagi sekedar gaya-gayaan. Apalagi keunggulannya yang mudah dibawa kemana saja dan hanya berbekal charger apabila tiba-tiba baterai habis. Namun, bagaimana jika charger yang digunakan telah dipasang tetapi tidak bisa terhubung dengan listrik? Tentu masalah ini cukup membuat kepala pusing dan galau. Jika hal ini terjadi, ada baiknya memang untuk mengecek sumber masalahnya itu sendiri. Salah satu yang paling sering terjadi yaitu rusaknya port charger laptop. Hal ini terlihat saat mencoba untuk mengganti charger, namun tak kunjung terhubung dengan listrik. Bisa karena adanya debu atau kerikil yang menempel di dalamnya atau bahkan port di dalam laptop sedikit longgar sehingga mengganggu koneksi. Cara Mengatasi Port Charger Laptop Rusak Tentu saat port charger pada laptop rusak, melakukan segala aktifitas yang berhubungan dengan benda ini menjadi tidak nyaman. Baterai dilepas pun masih tidak bisa terkoneksi dengan listrik sehingga laptop juga tidak bisa menyala. Sedangkan daya yang tersisa hanya tinggal sedikit. Tidak perlu khawatir memang apabila sedang mengalami masalah tersebut. Berikut ini terdapat beberapa trik yang bisa dicoba 1. Periksa Colokan Charger Hal pertama yang perlu dilakukan apabila charger tidak bisa terkoneksi dengan listrik adalah memeriksa colokan. Apakah telah terpasang dengan benar atau justru terdapat gangguan dari luar semacam debu, kerikil dan semacamnya? Jika colokan bermasalah karena adanya residu, maka bisa dibersihkan dengan menggunakan tusuk gigi atau cotton bud. Namun, harus pelan-pelan dan jangan sampai merusak komponen lainnya. 2. Cek Baterai Cara selanjutnya untuk mengetes apakah charger laptop benar-benar bermasalah, yaitu dengan mengecek baterainya. Hal ini bisa dilakukan dengan mencoba melepas dan memasang kembali baterai kemudian tekan tombol power hingga 15 detik. Langkah ini bertujuan untuk menghabiskan sisa daya baterai. Kemudian, baterai jangan lekas dipasang melainkan coba nyalakan kembali laptop dengan charger yang terhubung. Apabila bisa on dengan normal, artinya yang bermasalah baterainya, jika tidak itu berarti bisa dari charger maupun port laptop itu sendiri. 3. Cek Charger Laptop Cara lain untuk memastikan apabila kedua langkah di atas belum juga menunjukkan hasilnya adalah dengan memeriksa charger itu sendiri. Apabila telah banyak berusaha dan laptop masih mati, itu berarti ada yang salah dengan colokan maupun chargernya. Pertama periksa, apakah terdapat kecacatan fisik di charger tersebut, entah longgar, tergores, atau bahkan terdapat bekas gigitan hewan sehingga membuatnya tidak bisa berfungsi secara maksimal. Jika benar demikian, maka harus diganti charger nya dengan yang baru. 4. Bawa ke Tukang Service Langkah terakhir apabila ketiga cara diatas tidak juga berhasil, itu artinya yang bermasalah adalah port charger di laptop itu sendiri. Bisa karena longgar atau karena hal lainnya sehingga harus diperbaiki. Untuk bagian ini, jangan pernah mengutak-atiknya sendiri jika tidak paham mengenai service. Sebaiknya bawa saja ke tukang service khusus laptop dan komputer. Itu dia tentang port charger laptop yang rusak. Apabila terdapat masalah seperti ini memang jalan paling tepat adalah dengan membawanya ke tukang service sehingga akan meminimalisir kerusakan lain karena ketidaktahuan pengguna.

ciri ciri charger laptop rusak